Daihatsu

Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun

Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun
Daihatsu Pertahankan Posisi Kedua Penjualan Mobil Nasional Selama 17 Tahun

JAKARTA - Penjualan mobil Daihatsu sepanjang Januari–Desember 2025 mencapai 137.835 unit. Angka ini menempatkan Daihatsu sebagai peraih penjualan mobil tertinggi kedua di Indonesia, di bawah Toyota.

Kontributor utama penjualan ritel Daihatsu berasal dari model Gran Max series di segmen Commercial Low, Sigra dan Ayla di segmen LCGC, hingga Terios di segmen SUV Medium. "Kepercayaan konsumen menjadi konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut,” ujar Sri Agung Handayani, Direktur Marketing dan Corporate Communication PT Astra Daihatsu Motor, kemarin.

Dominasi Daihatsu di Segmen LCGC dan SUV Medium

Di segmen mobil penumpang LCGC, Sigra dan Ayla mencatat penjualan 47.901 unit sepanjang 2025. Capaian ini mengukuhkan dominasi Daihatsu sebagai pilihan utama masyarakat dengan pangsa pasar 36,6%.

Sementara itu, Terios di segmen SUV Medium membukukan penjualan 15.557 unit. Terios menempati posisi kedua SUV Medium favorit dengan pangsa pasar sekitar 12%, menunjukkan keberhasilan Daihatsu merangkul konsumen di berbagai segmen.

Gran Max Series Jadi Favorit di Segmen Commercial Low

Pada segmen Commercial Low, Gran Max series tetap menjadi favorit dengan penjualan 61.871 unit. Gran Max memimpin pasar di segmen tersebut dengan pangsa pasar 65%, membuktikan popularitasnya di kalangan pelaku usaha.

Rinciannya, Gran Max Pick Up membukukan 43.199 unit dengan pangsa pasar sekitar 58% di segmen Pick Up Low. Sedangkan Gran Max Mini Bus mencapai 18.672 unit atau pangsa pasar sekitar 92% di segmen Semi Commercial, menjadikannya pilihan utama bisnis skala kecil dan menengah.

Secara keseluruhan, Daihatsu juga menempati posisi utama sebagai merek kendaraan paling diminati di segmen harga hingga Rp300 juta. Pangsa pasarnya di segmen ini mencapai 32,5%, menegaskan keunggulan Daihatsu di pasar mobil terjangkau.

Lonjakan Penjualan Desember 2025 Dorong Kinerja Tahunan

Penjualan mobil wholesales di Indonesia sepanjang Desember 2025 tercatat 94.100 unit. Angka ini naik 26,9% dibandingkan November 2025 yang sebanyak 74.131 unit, menunjukkan lonjakan aktivitas pasar di akhir tahun.

Penjualan ritel dari dealer ke konsumen juga meningkat sekitar 18,3% di Desember. Lonjakan ini didorong oleh promosi dan diskon besar-besaran menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, yang memacu minat beli masyarakat.

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Jongkie Sugiarto menyebut kenaikan penjualan akhir tahun terjadi karena strategi diskon agresif. "Semua [penjualan] ngebut di Desember, mungkin promosi habis-habisan. Diskon besar," ujar Jongkie, Jumat (9/1/2025).

Tren Penjualan Mobil Sepanjang 2025

Secara keseluruhan, penjualan mobil wholesales sepanjang 2025 mencapai 803.687 unit. Angka ini naik 2,3% dibandingkan 2024, mencerminkan pertumbuhan stabil industri otomotif nasional.

Sementara penjualan ritel sepanjang 2025 tembus 833.692 unit atau meningkat 3,2%. Pertumbuhan ritel yang lebih tinggi daripada wholesales menunjukkan permintaan konsumen tetap kuat dan berkontribusi terhadap pencapaian tahunan Daihatsu.

Daihatsu membuktikan keunggulannya dengan menguasai beberapa segmen utama. Kombinasi mobil LCGC, SUV Medium, dan Commercial Low memastikan Daihatsu tetap relevan dan diminati di berbagai kebutuhan konsumen.

Kendati berada di posisi kedua, pencapaian Daihatsu selama 17 tahun berturut-turut menunjukkan konsistensi merek dalam mempertahankan kepercayaan pasar. Strategi menghadirkan mobil terjangkau dan fungsional tampak menjadi kunci keberhasilan Daihatsu di industri otomotif nasional.

Pertumbuhan penjualan Daihatsu juga sejalan dengan tren pasar otomotif yang meningkat menjelang akhir tahun. Promosi, diskon, dan keberagaman produk menjadikan merek ini tetap kompetitif di tengah persaingan ketat dengan merek lain.

Secara keseluruhan, Daihatsu berhasil merangkul konsumen dari segmen ekonomis hingga menengah. Dominasi di LCGC, SUV Medium, dan Commercial Low membuktikan strategi produk yang tepat sasaran dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kinerja Daihatsu di pasar otomotif nasional mencerminkan sinergi antara inovasi produk, strategi pemasaran, dan kepercayaan konsumen. Penjualan yang solid sepanjang 2025 menjadi bukti daya tahan dan relevansi Daihatsu dalam industri mobil Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index