JAKARTA - Perkembangan pembayaran digital semakin terasa, dengan Bank Muamalat Indonesia Tbk yang mencatatkan lonjakan signifikan dalam transaksi melalui QRIS di aplikasi mobile banking Muamalat DIN.
Hingga November 2025, jumlah transaksi QRIS yang tercatat mencapai lebih dari 5 juta, meningkat tajam sebesar 89,37 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan Transaksi dan Volume Secara Signifikan
Berdasarkan data internal Bank Muamalat, lonjakan jumlah transaksi QRIS ini diikuti dengan peningkatan volume transaksi yang mencapai 71,06 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam beralih ke metode pembayaran digital yang praktis, aman, dan efisien.
Direktur Bank Muamalat, Ricky Rikardo Mulyadi, menambahkan bahwa hal ini menjadi bukti nyata keberhasilan Bank Muamalat dalam mengedukasi dan memperkenalkan QRIS sebagai alternatif pembayaran di kalangan masyarakat Indonesia.
QRIS Tidak Hanya untuk Transaksi Komersial
QRIS yang ditawarkan oleh Bank Muamalat melalui aplikasi Muamalat DIN tidak hanya terbatas pada transaksi komersial seperti pembelian barang dan jasa. Seiring berkembangnya ekosistem, QRIS juga digunakan untuk transaksi keuangan sosial, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan.
Pembayaran zakat, infak, sedekah (ZIS), serta wakaf dapat dilakukan secara digital menggunakan QRIS, memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berkontribusi pada kegiatan sosial tanpa harus keluar rumah.
Dengan lebih dari 211 ribu pengguna aktif Muamalat DIN hingga akhir tahun 2025, Ricky berharap digitalisasi transaksi ZIS dan wakaf ini tidak hanya menjadi cara baru untuk berdonasi, tetapi juga mendukung penguatan ekonomi umat yang sehat dan berkelanjutan.
Hal ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai sosial untuk menciptakan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.
Dukungan Merchant QRIS yang Terus Meluas
Ekosistem QRIS Bank Muamalat semakin kuat dengan lebih dari 18 ribu merchant yang telah bergabung hingga akhir November 2025. QRIS Muamalat juga telah dimanfaatkan oleh berbagai pelaku usaha, termasuk UMKM, yang menjadi segmen utama dalam memanfaatkan teknologi ini.
Sejak diluncurkan pada Januari 2022, layanan QRIS acquiring Bank Muamalat semakin diperluas, dengan lebih banyak nasabah yang memenuhi kriteria untuk menjadi merchant QRIS.
Yang menarik, meskipun Bank Muamalat merupakan salah satu bank yang lebih dominan di Pulau Jawa, penyebaran merchant QRIS tidak hanya terpusat di wilayah tersebut. Berdasarkan data internal Bank Muamalat, wilayah Sumatera mendominasi dengan jumlah merchant terbanyak.
Ini menandakan bahwa adopsi QRIS semakin meluas ke berbagai daerah di luar Pulau Jawa, menunjukkan semakin banyaknya masyarakat yang memilih QRIS sebagai metode pembayaran sehari-hari.
QRIS Mendukung Pembayaran di Berbagai Sektor
Tidak hanya digunakan untuk transaksi perdagangan di merchant, QRIS dari Bank Muamalat juga semakin banyak digunakan untuk pembayaran donasi dan transaksi di berbagai instansi sosial. Beberapa sektor yang telah memanfaatkan QRIS termasuk sekolah, masjid, lembaga sosial, hingga rumah sakit.
Dengan penerimaan yang semakin luas, QRIS semakin menjadi pilihan utama dalam berbagai transaksi yang memerlukan pembayaran langsung dan cepat.
Layanan ini memudahkan masyarakat untuk melakukan pembayaran, terutama di sektor-sektor yang melibatkan kegiatan sosial dan kemanusiaan, dengan memastikan bahwa transaksi tetap transparan dan efisien. Hal ini juga memperkuat komitmen Bank Muamalat dalam mendigitalisasi sistem pembayaran untuk mendukung kehidupan masyarakat yang lebih praktis.
Digitalisasi Bank Muamalat yang Semakin Kuat
Pertumbuhan yang luar biasa dalam transaksi QRIS ini menjadi bukti keberhasilan Bank Muamalat dalam menjalankan strategi digitalisasi. Tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah, digitalisasi ini juga menciptakan ekosistem transaksi yang lebih efisien, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Transformasi digital ini, yang mencakup penggunaan teknologi dalam setiap lini operasional Bank Muamalat, menjadikan bank ini semakin kompetitif di industri perbankan syariah nasional.
Dengan pengembangan layanan pembayaran digital, Bank Muamalat tidak hanya memperkuat posisinya sebagai bank syariah, tetapi juga ikut mendorong ekonomi digital Indonesia, dengan menciptakan solusi yang memudahkan nasabah dalam berbagai aspek kehidupan, baik itu dalam hal transaksi bisnis atau kegiatan sosial.
Kesimpulan: Bank Muamalat Meningkatkan Penggunaan QRIS Secara Signifikan
Melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN, Bank Muamalat telah mencatatkan pertumbuhan yang signifikan dalam transaksi QRIS. Dengan lebih dari 5 juta transaksi tercatat pada November 2025, lonjakan ini mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap pembayaran digital yang efisien dan mudah diakses.
Bank Muamalat terus mendorong digitalisasi, tidak hanya di sektor bisnis, tetapi juga dalam mendukung kegiatan sosial, melalui pemanfaatan QRIS untuk pembayaran ZIS dan wakaf.
Dukungan terhadap lebih dari 18 ribu merchant yang tersebar luas di berbagai daerah menunjukkan semakin meluasnya penggunaan QRIS, yang kini merambah sektor-sektor lain di luar perdagangan, seperti pendidikan, sosial, dan kesehatan.
Dengan langkah-langkah strategis yang terus diterapkan, Bank Muamalat memperkuat posisinya dalam pasar perbankan syariah, serta memastikan bahwa digitalisasi ini dapat memberi manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.