Mobil Listrik

Renault Twingo E-Tech Resmi Hadir sebagai Mobil Listrik Perkotaan Murah dengan Teknologi Modern

Renault Twingo E-Tech Resmi Hadir sebagai Mobil Listrik Perkotaan Murah dengan Teknologi Modern
Renault Twingo E-Tech Resmi Hadir sebagai Mobil Listrik Perkotaan Murah dengan Teknologi Modern

JAKARTA - Pasar mobil listrik Eropa kembali mendapatkan warna baru pada awal tahun 2026. Renault menghadirkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang dirancang khusus untuk kebutuhan harian masyarakat perkotaan.

Mobil listrik murah Renault Twingo E-Tech resmi diluncurkan dalam ajang Brussels Motor Show yang digelar di Belgia pada 9–18 Januari 2026. Kehadiran mobil ini langsung menarik perhatian karena menawarkan teknologi listrik dengan harga yang relatif terjangkau.

Renault Twingo E-Tech diposisikan sebagai mobil listrik perkotaan yang praktis dan efisien. Model ini dirancang untuk mendukung mobilitas harian dengan jarak tempuh yang sesuai untuk aktivitas sehari-hari.

Harga menjadi salah satu daya tarik utama Twingo E-Tech. Varian dasar Evolution ditawarkan mulai dari 19.490 euro atau setara Rp 381,8 juta.

Dengan banderol tersebut, Renault menyasar konsumen yang ingin beralih ke mobil listrik tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu tinggi. Strategi ini memperkuat posisi Renault di segmen kendaraan listrik kompak.

Twingo E-Tech dirancang agar mudah diakses oleh masyarakat luas. Konsep mobil listrik murah ini sejalan dengan tren elektrifikasi kendaraan di kawasan Eropa.

Spesifikasi Teknis dan Platform yang Digunakan

Renault Twingo E-Tech dibangun menggunakan platform AmpR Small milik Renault. Platform ini memang dikembangkan khusus untuk kendaraan listrik berukuran kecil.

Penggunaan platform tersebut memungkinkan efisiensi ruang dan bobot kendaraan. Hal ini berdampak langsung pada performa dan konsumsi energi yang lebih optimal.

Dari sisi penggerak, Twingo E-Tech dibekali motor listrik bertenaga 60 kW. Motor ini dirancang untuk memberikan akselerasi yang halus di lingkungan perkotaan.

Sumber energinya berasal dari baterai lithium besi fosfat atau LFP berkapasitas 27,5 kWh. Jenis baterai ini dikenal memiliki tingkat keamanan dan durabilitas yang baik.

Dengan kombinasi tersebut, Twingo E-Tech mampu menempuh jarak hingga 263 km berdasarkan standar WLTP. Jarak tempuh ini dinilai cukup ideal untuk penggunaan harian di dalam kota.

Karakteristik jarak tempuh tersebut membuat mobil ini cocok untuk perjalanan singkat hingga menengah. Fokus utamanya adalah efisiensi dan kepraktisan.

Renault merancang Twingo E-Tech agar pengemudi tidak perlu khawatir soal pengisian daya setiap hari. Pola penggunaan perkotaan menjadi dasar utama pengembangan mobil ini.

Perbedaan Varian dan Fitur Unggulan

Selain varian Evolution, Renault juga menghadirkan varian Techno dengan fitur yang lebih lengkap. Varian ini dipasarkan dengan harga 21.200 euro atau sekitar Rp 415,3 juta.

Varian Techno ditujukan bagi konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara berbasis teknologi. Fokus utamanya adalah kenyamanan dan kemudahan pengoperasian.

Salah satu fitur unggulan varian Techno adalah sistem infotainment OpenR Link Renault. Sistem ini sudah terintegrasi dengan layanan Google.

Integrasi tersebut memungkinkan akses navigasi, hiburan, dan berbagai aplikasi secara lebih intuitif. Pengalaman berkendara pun menjadi lebih modern dan terkoneksi.

Varian Techno juga dilengkapi adaptive cruise control dengan fungsi stop-and-go. Fitur ini sangat membantu saat berkendara di lalu lintas padat.

Selain itu, tersedia sistem penggerak satu pedal yang memudahkan pengemudi di area perkotaan. Sistem ini memungkinkan pengendalian akselerasi dan deselerasi dengan lebih sederhana.

Kedua varian Twingo E-Tech hadir dengan pengisi daya AC standar berkapasitas 6,6 kW. Fasilitas ini cukup untuk kebutuhan pengisian daya di rumah.

Bagi konsumen yang menginginkan fleksibilitas lebih, tersedia paket pengisian daya opsional. Paket ini meningkatkan kemampuan pengisian daya kendaraan.

Melalui paket opsional, Twingo E-Tech dibekali pengisi daya dua arah 11 kW. Mobil ini juga mendukung pengisian cepat DC hingga 50 kW.

Kemampuan tersebut memungkinkan waktu pengisian daya menjadi lebih singkat. Hal ini memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.

Teknologi V2L, V2G, dan Strategi Promosi 2026

Renault Twingo E-Tech juga mendukung teknologi vehicle-to-load atau V2L. Fitur ini memungkinkan mobil memasok daya listrik eksternal hingga 3.700 watt.

Dengan V2L, kendaraan dapat digunakan sebagai sumber listrik portabel. Fitur ini berguna untuk berbagai kebutuhan, mulai dari aktivitas luar ruangan hingga darurat.

Selain V2L, Twingo E-Tech juga mendukung vehicle-to-grid atau V2G. Teknologi ini dirancang untuk membantu mengurangi biaya pengisian daya di rumah.

Melalui V2G, kendaraan dapat berinteraksi dengan jaringan listrik. Konsep ini membuka peluang efisiensi energi di masa depan.

Renault menyiapkan berbagai agenda promosi sepanjang tahun 2026 untuk Twingo E-Tech. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan eksposur model terbaru tersebut.

Beberapa agenda yang direncanakan antara lain Twingo Expo dan Twingo Festival di Paris. Acara ini diharapkan menarik perhatian publik yang lebih luas.

Selain itu, Renault juga menjadwalkan uji coba berkendara oleh media internasional. Agenda ini direncanakan berlangsung pada musim semi atau Maret 2026.

Melalui uji coba tersebut, Renault ingin menunjukkan langsung kemampuan Twingo E-Tech. Penilaian dari media diharapkan memperkuat citra positif kendaraan ini.

Penampilan publik lanjutan juga direncanakan pada acara-acara besar. Salah satu ajang yang menjadi target adalah Roland-Garros French Open.

Dengan strategi promosi tersebut, Renault optimistis Twingo E-Tech dapat diterima pasar. Mobil ini diharapkan menjadi pilihan utama mobil listrik perkotaan di Eropa.

Renault melihat segmen mobil listrik kompak sebagai peluang besar. Twingo E-Tech hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan pendekatan praktis dan terjangkau.

Peluncuran ini menegaskan komitmen Renault dalam memperluas portofolio kendaraan listrik. Fokusnya adalah menghadirkan teknologi yang relevan bagi kehidupan sehari-hari.

Dengan harga kompetitif dan fitur modern, Twingo E-Tech memiliki potensi besar. Mobil ini menjadi simbol transisi menuju mobilitas berkelanjutan di lingkungan perkotaan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index