JAKARTA - Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, perhatian masyarakat mulai tertuju pada rencana perjalanan mudik Lebaran 2026.
Kereta api kembali menjadi moda transportasi favorit karena dinilai aman, nyaman, serta memiliki jadwal yang relatif pasti. Oleh sebab itu, mengetahui waktu pemesanan tiket sejak awal menjadi langkah penting agar perjalanan mudik berjalan lancar tanpa kendala kehabisan tiket di tanggal favorit.
Hingga saat ini, pemerintah Indonesia memang belum menetapkan secara resmi awal puasa Ramadhan maupun Hari Raya Idul Fitri 2026. Meski begitu, masyarakat sudah dapat mengacu pada ketetapan hari libur nasional dan cuti bersama Lebaran 2026 yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri.
Ketetapan ini menjadi dasar awal bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan jauh hari sebelumnya, termasuk memesan tiket kereta api Lebaran.
Gambaran Libur Lebaran Tahun 2026
Berdasarkan SKB 3 Menteri, hari libur nasional Idul Fitri 2026 ditetapkan jatuh pada 21 dan 22 Maret 2026. Selain itu, pemerintah juga menetapkan cuti bersama Lebaran pada 20, 23, dan 24 Maret 2026. Dengan rangkaian libur yang cukup panjang tersebut, diperkirakan mobilitas masyarakat akan meningkat signifikan, terutama pada periode sebelum dan sesudah Hari Raya Idul Fitri.
Di sisi lain, Muhammadiyah telah lebih dulu menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara itu, Idul Fitri 1447 Hijriah versi Muhammadiyah ditetapkan pada 20 Maret 2026. Perbedaan penetapan ini menjadi informasi tambahan bagi masyarakat dalam menyusun rencana perjalanan, meskipun keputusan resmi pemerintah masih dinantikan.
Aturan Pemesanan Tiket Kereta Api Lebaran
Menjawab pertanyaan masyarakat terkait waktu pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan penjelasan melalui unggahan di akun Instagram resmi mereka.
KAI menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada perubahan kebijakan terkait periode pemesanan tiket kereta api antarkota atau jarak jauh. Tiket masih dapat dipesan sejak 45 hari sebelum tanggal keberangkatan.
Dalam unggahan tersebut, KAI menyampaikan, “Jadi, sampai saat ini periode pemesanan tiket KA antarkota masih H-45 sebelum keberangkatan, dan belum ada perubahan jangka waktu.” Informasi ini menjadi pedoman utama bagi calon penumpang yang ingin memastikan mendapatkan tiket sesuai jadwal mudik yang diinginkan.
Imbauan KAI kepada Calon Penumpang
Selain menjelaskan jadwal pemesanan tiket, KAI juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Penawaran jasa pemesanan tiket dengan biaya tambahan yang tidak wajar kerap muncul menjelang musim mudik Lebaran. KAI menegaskan bahwa praktik semacam itu tidak dianjurkan dan berpotensi merugikan calon penumpang.
Untuk memastikan keamanan dan keabsahan tiket, KAI mengimbau masyarakat melakukan pemesanan hanya melalui kanal resmi. Tiket kereta api Lebaran dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, maupun mitra penjualan resmi yang telah bekerja sama dengan KAI. Dengan memesan melalui jalur resmi, penumpang dapat terhindar dari risiko penipuan.
Rincian Jadwal Pembelian Tiket Lebaran 2026
Mengacu pada ketentuan H-45 sebelum keberangkatan, jadwal pembelian tiket kereta api Lebaran 2026 telah disesuaikan dengan tanggal keberangkatan masing-masing. Tiket untuk keberangkatan 10 Maret 2026 dapat dipesan mulai 24 Januari 2026. Selanjutnya, tiket keberangkatan 11 Maret 2026 dibuka pada 25 Januari 2026, dan seterusnya mengikuti pola yang sama.
Pemesanan berlanjut hingga tanggal 13 Februari 2026 untuk keberangkatan terakhir pada 30 Maret 2026. Dengan rentang waktu pemesanan yang cukup panjang ini, masyarakat diharapkan dapat lebih leluasa menentukan tanggal perjalanan sesuai kebutuhan, baik untuk mudik sebelum Lebaran maupun arus balik setelah Hari Raya.
Tips Menyusun Rencana Mudik Lebaran
Melihat tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api saat Lebaran, perencanaan sejak dini menjadi kunci utama. Calon penumpang disarankan menentukan tanggal keberangkatan dan kepulangan dengan cermat, menyesuaikan jadwal libur, cuti bersama, serta aktivitas keluarga di kampung halaman.
Selain itu, memilih jadwal di luar puncak arus mudik dan balik dapat menjadi strategi untuk menghindari kepadatan penumpang.
Memantau informasi resmi dari KAI secara berkala juga sangat dianjurkan, mengingat kemungkinan adanya penyesuaian kebijakan atau penambahan perjalanan kereta api tambahan. Dengan persiapan matang dan informasi yang akurat, perjalanan mudik Lebaran 2026 menggunakan kereta api diharapkan dapat berlangsung aman, nyaman, dan sesuai rencana.