JAKARTA - Memiliki rumah sendiri kini bukan lagi impian yang sulit dijangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, terdapat sejumlah rumah subsidi yang harganya mulai dari Rp 130 juta, siap dihuni dan layak sebagai rumah pertama.
Keberadaan rumah murah ini memberikan alternatif nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Rumah-rumah tersebut hadir dengan tipe 36 dan luas tanah hingga 135 meter persegi, ideal untuk keluarga kecil. Data ini tercatat di Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) pada Rabu, 31 Desember 2025.
Deretan Rumah Murah Bersubsidi di Rejang Lebong
Salah satu pilihan adalah Talang Ulu Permai, yang dibangun oleh Bukit Kaba Permai. Perusahaan ini tercatat sebagai anggota Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (HIMPERRA).
Rumah di Talang Ulu Permai memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 126 meter persegi. Di dalamnya tersedia dua kamar tidur dan satu kamar mandi, sesuai kebutuhan keluarga kecil.
Bagian atap rumah menggunakan multiroof dengan rangka baja. Dinding terbuat dari bata merah, lantai keramik, dan fondasi batu gunung yang kokoh.
Pilihan berikutnya adalah Teratai Sani Residence, dibangun oleh Mutiara Diosi 999 yang tercatat sebagai anggota Realestat Indonesia (REI). Rumah ini ditawarkan dengan harga Rp 130 juta, luas bangunan 36 meter persegi, dan luas tanah 135 meter persegi.
Rumah ini memiliki satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Atap rumah memakai seng warna, dinding dari batako diplester dan dicat, lantai keramik, dan fondasi batu gunung.
Alternatif Rumah Lain dengan Spesifikasi Layak Huni
Arka Residence hadir di Curup Tengah, Rejang Lebong, dibangun oleh Yhogi Desaign Property, anggota HIMPERRA. Harga rumah ini Rp 162,5 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 117 meter persegi.
Rumah ini menyediakan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Atap seng warna dipadukan dengan rangka baja ringan, dinding bata merah diplester, lantai keramik, dan fondasi pasangan batu.
Selanjutnya, Pondok Palem Indah, dibangun oleh Cipta Arsigriya dan anggota REI, ditawarkan seharga Rp 162 juta. Rumah ini memiliki luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 120 meter persegi.
Bangunan menyediakan dua kamar tidur dan satu kamar mandi. Atap seng warna, dinding bata diplester dan dicat, lantai keramik 40x40, serta fondasi pasangan batu membuat rumah ini layak huni.
Rumah Murah Lain dengan Harga Terjangkau
Pilihan terakhir adalah Rapa Residence 2, dibangun oleh Rapa Patra Mandiri yang tercatat anggota REI. Rumah ini dibanderol Rp 150,5 juta, dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas tanah 117 meter persegi.
Di dalam rumah terdapat satu kamar tidur dan satu kamar mandi. Atap seng warna dengan rangka kayu, dinding bata merah diplester dan dicat, lantai keramik 40x40, dan fondasi batu menjadi spesifikasi standar.
Keberadaan rumah subsidi ini menunjukkan bahwa akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah masih memungkinkan. Dengan harga mulai Rp 130 juta, calon pembeli dapat memiliki rumah yang layak dan siap ditempati.
Setiap perumahan menawarkan spesifikasi yang cukup seragam, seperti tipe 36, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan fondasi kuat. Perbedaan hanya terletak pada luas tanah, material atap, dan tipe rangka bangunan.
Rumah-rumah ini umumnya ditujukan untuk keluarga kecil atau pasangan muda. Tata ruang sederhana memudahkan penataan interior sesuai kebutuhan penghuni.
Lokasi di Kabupaten Rejang Lebong juga menjadi keunggulan tersendiri. Biaya hidup yang relatif lebih rendah menjadi pertimbangan tambahan bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan budget terbatas.
Pilihan rumah murah ini sekaligus menegaskan bahwa rumah pertama tetap bisa dimiliki tanpa harus menunggu kondisi finansial ideal. Dengan perencanaan yang matang, rumah subsidi di Rejang Lebong dapat menjadi alternatif hunian nyata di awal tahun 2026.